Studi & Publikasi

sekolahalamdigital.org

Kewirausahaan


Kami siap melayani anda dalam jasa foto, video, desain grafis dan percetakan serta pembuatan buku. Hubungi kami di Telp/sms/WA:

0812-8523-6156

0813-1072-2645

Follow Us


Pengunjung

 free web counter Counter Powered by RedCounter

Prinsip pembuatan briket dari sampah organik

Pembuatan briket sebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak, bisa menjadi salah satu upaya kita sebagai masyarakat dalam menanggulangi dan mengurangi timbunan sampah, khususnya dalam sektor rumah tangga. Selain itu, pembuatan briket sebagai bahan bakar pengganti minyak juga dapat menjadi alternatif masalah krisis energi pada saat ini.

Minyak tanah yang sudah mulai langka, harga gas elpiji yang melambung tinggi juga menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk segera menciptakan bahan bakar alternatif yang mudah didapat, ekonomis dan juga memiliki manfaat yang sama seperti bahan bakar minyak dan gas. Selain itu juga salah satu kelebihan briket dibanding dengan arang biasa yaitu daya panasnya lebih tinggi dan tahan lama.

Membuat briket sampah tidaklah terlalu sulit. Proses pertama adalah proses membuat arang. Bahan baku yang berupa sampah dibuat arang dengan cara dibakar dalam tabung tertutup. Jika dibakar di dalam ruang atau tabung terbuka maka sampah yang dibakar akan menjadi abu. Pembakaran dapat dilakukan dengan menggunakan drum atau bak di dalam tanah. Setelah menjadi arang, kemudian digiling atau ditumbuk hingga berbentuk bubuk arang .

Selanjutnya, bubuk arang tersebut dicampur dengan adonan perekat yang terbuat dari kanji. Perbandingan campurannya, setiap satu kilogram adonan perekat, campuran bubuknya sebesar sepuluh kilogram (1 kg adonan perekat: 10 kg bubuk arang). Setelah itu barulah dilakukan pencetakan dan pengepresan. Pengepresan merupakan bagian sangat penting karena menyangkut kualitas kepadatan briket. Semakin padat briket, maka semakin tinggi daya nyala apinya. Proses pencetakan briket menentukan briket yang akan dibuat. Cetakan briket pun beragam, ada yang kotak dan ada juga yang bulat. Setelah proses pencetakan selesai, briket yang masih basah itu kemudian dikeringkan dengan cara dijemur selama kurang lebih 2 hari. jika tak ada panas, atau pada saat musim hujan, briket yang masih basah cukup didiamkan selama 4 hari. Setelah kering, briket pun siap digunakan.

Langkah-langkah pembuatan Briket dari sampah Organik

Alat:

  • Drum (untuk pembakaran)
  • Wadah (baskom/panci)
  • Sekop   
  • Cetakan briket (pipa pvc atau bambu)
  • Ember Lesung (penumbuk)
  • Tongkat kayu(pengaduk)
  • Anglo (cetakan briket)

Bahan:

  • Sampah organik kering (daun, tempurung kelapa, serbuk gergaji, dll)
  • Perekat alami atau buatan (kanji)

Cara membuat:

  • Siapkan drum (untuk proses pembakaran/pengarangan sampah organik)
  • Sampah organik (misal daun kering) dimasukkan ke dalam drum dan dibakar. Penyalaan awal dapat dilakukan dengan menggunakan minyak. Selanjutnya, setelah api menyala, sampah dapat dimasukkan ke dalam drum pembakaran sedikit demi sedikit agar nyala api tidak padam
  • Selama proses pembakaran harus dijaga agar tidak ada udara yang keluar masuk drum secara leluasa. Jika udara dapat keluar masuk drum maka pembakaran tidak akan menghasilkan arang melainkan abu.
  • Bila proses pengarangan sudah selesai, api bisa dimatikan.
  • Siapkan penumbuk, misalnya lesung, kemudian arang yang tersedia ditumbuk halus hingga menjadi bubuk arang. 
  • Selanjunya kumpulkan bubuk arang tersebut pada suatu tempat misalnya ember.
  • Siapkan lem kanji dan encerkan dengan air panas.
  • Campurkan kanji tersebut dengan bubuk arang sehingga menjadi adonan yang lengket. Selanjutnya, adonan diaduk agar semua bahan tercampur rata dan cukup lengket
  • Siapkan cetakan briket. Bisa dibuat dari pipa PVC /bambu / cukup dikepal dengan tangan
  • Setelah cetakan siap, masukkan adonan yang ke dalamnya dengan cara dipadatkan, setelah padat dan berbentuk, keluarkan dari cetakan. Jemur briket yang masih basah dibawah sinar matahari sampai benar-benar kering

Langkah-langkah Pengoperasian Briket Sampah Organik

  • Siapkankan anglo, masukan briket kedalam anglo sesuai kapasitas anglo.
  • Tambahkan briket yang telah direndam dalam minyak tanah,letakkan di atasnya
  • Sulut briket yang basah minyak tanah, biarkan menyala dan merambat ke bawah.
  • Untuk mempercepat nyala diperlukan pengipasan dari bagian atas

Langkah-langkah Perawatan

Dalam penggunaan briket sebagai bahan bakar alternatif ini, tidak ada perawatan khusus, karena penggunaan briket sifatnya praktis. Hanya saja untuk keamanan, simpanlah briket ditempat yang aman dan kering/tidak basah, jangan sampai briket menjadi lembab karena akan berpengaruh terhadap efektifitas pembakaran briket itu sendiri Selamat mencoba !!!!!...... Sumber: www.nasional.kompas.com