Studi & Publikasi

sekolahalamdigital.org

Kewirausahaan


Kami siap melayani anda dalam jasa foto, video, desain grafis dan percetakan serta pembuatan buku. Hubungi kami di Telp/sms/WA:

0812-8523-6156

0813-1072-2645

Follow Us


Pengunjung

 free web counter Counter Powered by RedCounter

Pendingin Sederhana Dari Pot Bunga

Teknologi tepat guna sederhana berupa pendingin dari pot ini ditemukan oleh Mohammed Bah Abba, pria berkebangsaan Nigeria. Kerja kerasnya mampu menyelamatkan jutaan hidup warga afrika yang hidup didaerah terpencil dan sangat membutuhkan sistem pengawetn bahan makanan sederhana dimana didaerah tersebut belum ada instalasi listrik.

Dengan sistem pendingin yang diciptakanya tomat dan cabai merah dapat bertahan selama tiga minggu, sedangkan terong dapat bertahan dalam keadaan layak makan selama 27 hari. Atas kerja kerasnya ini, pria dengan sejuta aktivitas ini mendapatkan Rolex Awards for Enterprise pada tahun 2001. Sistem pendingin pot-in-pot ciptaannya telah digunakan luas di Nigeria dan sebagaian besar negara Afrika.

Cara kerja pendingin sistem pot-in-pot Sistem pendingin pot-in-pot dibuat dengan menempatkan pot yang terbuat dari tanah liat (tembikar) ke dalam pot tembikar yang lebih besar. Ruang diantara kedua pot kemudian diisi bahan pasir basah yang terjaga kelembapanya. Evaporasi dari pasir basah pada ruang antara pot kecil dan pot besar menyebabkan efek dingin pada area dalam pot kecil. Sangat sederhana namun dapat berkerja sebagai pendingin.


Bahan dan Cara Membuat Pendingin Pot

Bahan yang digunakan dalam membuat pendingin pot ini antara lain; dua buah pot dari bahan tanah liat (tembikar) dengan diameter 60 cm dan 40 cm, lem kayu, kain penutup, pasir, air secukupnya, dan stereofom Berikut ini adalah cara membuat pendingin dengan sistem pot-in-pot menggunakan bentuk pot yang sedikit berbeda dengan model pot yang digunakan secara umum di Afrika.

Siapkanlah dua buah pot besar dan kecil dengan bentuk yang sama berbahan tanah liat (tembikar), agar pot kecil dapat masuk secara tepat ke dalam pot besar. Jika ada lubang pada pot seperti yang sering kita jumpai pada pot di Indonesia, maka tutuplah terlebih dahulu lubang pot tersebut menggunakan pecahan genting dan lem, usahakan agar tidak ada lubang pada kedua buah pot yang akan digunakan sebagai pendingin.

Langkah 1 : Lem pot kecil ke dalam pot besar

Tempelkan pot kecil ke dalam pot besar seperti pada gambar dibawah ini menggunakan lem. Siapkanlah pasir atau bahan yang dapat dibahasi lainnya seperti pasir laut dsb. Masukkan pasir ke dalam ruang antara pot besar dan pot kecil sampai penuh, basahi pasir mengguanakn air dan kemudian tutuplah ruangan tersebut menggunakan stereofom.



Langkah 2 : isikan air kedalam pasir Air dalam pasir tersebut akan mengalami evaporasi, sehingga efek evaporasi ini akan mendinginkan ruangan di dalam pot. Demikianlah cara membuat sistem pendingin pot-in-pot.







Rangkai alat seperti ini dan ukur suhunya Berikut ini akan saya tampilkan hasil percobaan sistem pendingin pot yang saya peroleh dari berbagai sumber di internet. 

Dari hasil percobaan tersebut disimpulkan bahwa sistem pendingin ini dapat mencapai suhu 19,4oC dalam waktu 13 jam.

Sumber: http://yusufandriana.com/tag/teknologi-tepat-guna-sederhana/