Studi & Publikasi

sekolahalamdigital.org

Kewirausahaan


Kami siap melayani anda dalam jasa foto, video, desain grafis dan percetakan serta pembuatan buku. Hubungi kami di Telp/sms/WA:

0812-8523-6156

0813-1072-2645

Follow Us


Pengunjung

 free web counter Counter Powered by RedCounter

Cendrawasih si Burung Surga

Burung Cenderawasih yang merupakan burung khas Papua, terutama yang jantan, memiliki bulu-bulu yang indah layaknya bidadari yang turun dari surga (kayangan). Keindahan bulu Cenderawasih tiada duanya. Makanya orang menyebutnya sebagai Burung Surga (Bird of Paradise).  

PENYEBARAN DAN TEMPAT TINGGAL (HABITAT)  

Burung Cenderawasih merupakan sekumpulan spesies burung yang dikelompokkan dalam famili Paradisaeidae. Burung yang hanya terdapat di Indonesia bagian timur, Papua Nugini, dan Australia timur ini terdiri atas 14 genus dan dan sekitar 43 spesies. 30-an spesies diantaranya bisa ditemukan di Indonesia. Oleh masyarakat Papua, burung cenderawasih dipercaya sebagai titisan bidadari dari surga. Dulunya burung ini dianggap sebagai burung cantik tetapi tidak berkaki. Mereka tidak akan turung ke tanah tetapi hanya berada di udara saja lantaran bulu-bulunya yang indah. Karena itu kemudian burung Cenderawasih terkenal sebagai Bird of Paradise atau Burung Surga. Beberapa jenis yang terkenal adalah dari genus paradisaea yang penamaannya berasal dari kata paradise. 

DESKRIPSI DAN CIRI CENDERAWASIH

Burung cenderawasih mempunyai ciri khas bulunya yang indah yang dimiliki oleh burung jantan. Umumnya bulunya erwarna cerah dengan kombinasi beberapa warna seperti hitam, cokelat, kemerahan, oranye, kuning, putih, biru, hijau, dan ungu. Ukuran burung cenderawasih beraneka ragam. Mulai dari yang berukuran 15 cm dengan berat 50 gram seperti pada jenis cenderawasih raja (Cicinnurus regius), hingga yang berukuran sebesar 110 cm yaitu cenderawasih paruh sabit hitam (Epimachus albertisi) atau yang beratnya mencapai 430 gram seperti pada cenderawasih manukod jambul-bergulung (Manucodia comrii). 

Keindahan bulu cenderawasih jantan digunakan untuk menarik perhatian lawan jenis. Untuk 'merayu' betina agar bersedia diajak kawin, burung jantan akan memamerkan bulunya dengan melakukan tarian indah. Sambil bernyanyi di atas dahan, pejantan bergoyang dengan berbagai gerakan ke berbagai arah. Bahkan terkadang hingga bergantung terbalik bertumpu pada dahan. Namun, setiap spesies cenderawasih tentunya punya tipe tarian tersendiri. 

 Burung cenderawasih mempunyai habitat hutan lebat yang umumnya di daerah dataran rendah. Burung dari surga ini dapat dijumpai di beberapa pulau di Indonesia bagian timur seperti Maluku dan Papua. Selain itu juga dapat ditemukan di Papua Nugini dan Australia Timur. (Sekolahalamdigital.org/Dari berbagai sumber)