Studi & Publikasi

sekolahalamdigital.org

Kewirausahaan


Kami siap melayani anda dalam jasa foto, video, desain grafis dan percetakan serta pembuatan buku. Hubungi kami di Telp/sms/WA:

0812-8523-6156

0813-1072-2645

Follow Us


Pengunjung

 free web counter Counter Powered by RedCounter

Jenis dan manfaat hutan

Saat ini kondisi hutan di Indonesia sangat terancam. Aktivitas pengambilan kayu secara liar banyak dilakukan. Termasuk juga hutan di kawasan hutan Papua. Begitu juga dengan adanya pertambangan dan pembukaan lahan untuk perkebunan secara besar-besaran.

FUNGSI HUTAN 

Aktivitas tersebut banyak membuka lahan hutan alami. Akibatnya, hutan alam sedikit demi sedikit terus berkurang. Kehidupan flora dan fauna banyak yang terancam. Hutan berfungsi sebagai sarana hidrologis yakni gudang tempat menyimpan air. Hutan juga mampu menyerap air dan embun dan kemudian mengalirkannya ke sungai melalui mata air yang terdapat di kawasan hutan tersebut. Selain itu, hutan sebagai penadah air akan membuat air hujan tidak tergenang dan sia-sia. Ekosistem hutan berperan sebagai pengunci tanah sehingga menghindarkan dari ancaman bencana alam semacam longsonr juga erosi tanah. Hutan juga merupakan dapur alami, tempat di mana pepohonan “memasak” unsur hara dan kemudian dialirkan ke sekitarnya. Meski ia berada di daratan, tetapi aliran energi pepohonan yang ada di hutan ini sampai ke tumbuhan yang ada di perairan misalnya di sungai. 

Hutan juga merupakan “pabrik oksigen”. Ia terus menerus memproduksi oksigen atau oksigen. Melalui dedaunan pohonnya. O2 sangat dibutuhkan manusia, karenanya keberadaan hutan sangat penting. Hutan mendaur ulang CO2 ,termasuk yang dikeluarkan manusia, yang ada di bumi dan menjadikannya oksigen. Lebatnya hutan berfungsi sebagai tempat berkembang biak aneka macam flora dan fauna untuk memperkaya keanekaragaman hayati. 

Hutan juga merupakan sarana pertahanan ekosistem lainnya. Hutan bisa berperan sebagai sumber makanan bagi penduduk di sekitarnya sebab pepohonan yang hidup di dalamnya juga menghasilkan sejumlah bahan makanan seperti buah dan lain-lain. Tak hanya itu, jika kita cermat dan bijak, hutan juga menyediakan kayu untuk digunakan manusia mencukupi segala keperluannya. Manfaat ekosistem hutan lainnya adalah sebagai sarana rekreasi. Jika dikelola dengan baik, hutan juga bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan. 

Hutan mempunyai jasa yang sangat besar bagi kelangsungan makhluk hidup terutama manusia. Salah satu jasa hutan adalah mengambil karbon dioksida dari udara dan menggantinya dengan oksigen yang diperlukan makhluk lain. Maka hutan disebut paru-paru dunia. Jadi, jika terlalu banyak hutan yang rusak, tidak akan ada cukup oksigen untuk pernapasan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang kehutanan, yang dimaksud dengan hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. 

A. JENIS-JENIS HUTAN DI INDONESIA BERDASARKAN IKLIM: 

  • Hutan Hujan Tropika, adalah hutan yang terdapat di daerah tropis dengan curah hujan sangat tinggi. Hutan jenis ini sangat kaya akan flora dan fauna. Hutan hujan tropika terdapat di Pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. 
  • Hutan Monsun, disebut juga hutan musim. Hutan monsun tumbuh didaerah yang mempunyai curah hujan cukup tinggi, tetapi mempunyai musim kemarau yang panjang. Pada musim kemarau, tumbuhan di hutan monsun biasanya menggugurkan daunnya. Hutan monsun biasanya mempunyai tumbuhan sejenis, misalnya hutan jati, hutan bambu, dan hutan kapuk. Hutan monsun banyak terdapat di Jawa Tengah dan Jawa Timur.   

B. JENIS-JENIS HUTAN DI INDONESIA BERDASARKAN VARIASI IKLIM, JENIS TANAH, DAN BENTANG ALAM: 

  • Kelompok hutan tropika:  
    • Hutan hujan pegunungan tinggi
    • Hutan hujan pegunungan rendah
    • Hutan tropika dataran rendah
    • Hutan subalpin
    • Hutan pantai
    • Hutan mangrove
    • Hutan rawa
    • Hutan kerangas
    • Hutan batu kapur
  • Kelompok hutan monsun
    • Hutan monsun gugur daun
    • Hutan monsun yang selalu hijau (evergren)
    • Savana 

C. JENIS-JENIS HUTAN DI INDONESIA BERDASARKAN TERBENTUKNYA 

  • Hutan alam, yaitu suatu lapangan yang bertumbuhan pohon-pohon alami yang secara keseluruhan merupakan persekutuan hidup alam hayati beserta alam lingkungannya. Hutan alam juga disebut hutan primer, yaitu hutan yang terbentuk tanpa campur tangan manusia 
  • Hutan buatan disebut hutan tanaman, yaitu hutan yang terbentuk karena campur tangan manusia  

D. JENIS-JENIS HUTAN DI INDONESIA BERDASARKAN STATUSNYA 

  • Hutan negara, yaitu hutan yang berada pada tanah yang tidak dibebani hak atas tanah
  • Hutan hak, yaitu hutan yang berada pada tanah yang dibebani hak atas tanah. Hak atas tanah, misalnya hak milik (HM), hak guna usaha (HGU), dan hak guna bangunan (HGB)
  • Hutan adat, yaitu hutan negara yang berada dalam wilayah masyarakat hukum adat  

E. JENIS-JENIS HUTAN DI INDONESIA BERDASARKAN JENIS TANAMANNYA 

  • Hutan homogen (sejenis), yaitu hutan yang arealnya lebih dari 75 % ditutupi oleh satu jenis tumbuh-tumbuhan. Misalnya: hutan jati, hutan bambu, dan hutan pinus
  • Hutan heterogen (campuran), yaitu hutan yang terdiri atas bermacam-macam jenis tumbuhan    

F. JENIS-JENIS HUTAN DI INDONESIA BERDASARKAN FUNGSINYA 

  • Hutan lindung, hutan lindung adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan
  • Hutan konservasi, hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu, yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya. Hutan konservasi terdiri atas:
    • Hutan suaka alam adalah hutan dengan ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan, satwa dan ekosistemnya serta berfungsi sebagai wilayah penyangga kehidupan. Kawasan hutan suaka alam terdiri atas cagar alam, suaka margasatwa dan Taman Buru
    • Kawasan hutan pelestarian alam adalah kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di darat maupun di perairan yang mempunyai fungsi perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa, serta pemanfaatan secara lestari sumber alam hayati dan ekosistemnya. Kawasan pelestarian alam terdiri atas taman nasional, Taman Hutan Raya (TAHURA) dan taman wisata alam
  • Hutan produksi Hutan produksi adalah kawasan hutan yang diperuntukkan guna produksi hasil hutan untuk memenuhi keperluan masyarakat pada umumnya serta pembangunan, industri, dan ekspor pada khususnya. Hutan produksi dibagi menjadi tiga, yaitu hutan produksi terbatas (HPT), hutan produksi tetap (HP), dan hutan produksi yang dapat dikonversikan (HPK).