Studi & Publikasi

sekolahalamdigital.org

Kewirausahaan


Kami siap melayani anda dalam jasa foto, video, desain grafis dan percetakan serta pembuatan buku. Hubungi kami di Telp/sms/WA:

0812-8523-6156

0813-1072-2645

Follow Us


Pengunjung

 free web counter Counter Powered by RedCounter

Yuk, belajar ekologi

Hmmmm… pernah gak kalian dengar tentang istilah ekologi? Pernah gak pernah ya, jangan bingung gitu dong! Wah, ilmu apa sih itu? Menurut istilahnya ekologi berasal dari bahasa Yunani yaitu oikos dan logos. Oikos yang artinya rumah atau tempat hidup dan logos mempunyai arti ilmu. Nah, kalau digabung artinya ekologi adalah ilmu yang mempelajari organisme atau mahluk hidup dalam tempat hidupnya. Atau dengan kata lain mempelajari hubungan timbal-balik antara organisme dengan lingkungannya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI) arti ekologi adalah ilmu tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan (kondisi) alam sekitarnya (lingkungannya).

Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834 - 1914). Bapak Ernst Heinrich Philipp August Haeckel atau von Haeckel adalah ahli biologi ternama dari Jerman. Ia juga seorang pecinta alam, profesor dan seniman, yang menemukan, menjelaskan, dan menamakan ribuan spesies (jenis mahluk hidup ) baru di dunia. Wah, hebat sekali kan Bapak Von Haekel!

Uniknya teman-teman, belajar ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, tanah, kelembaban, iklim, cahaya, dan topografi. Sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling mempengaruhi.

Serunya lagi, belajar ekologi tidak hanya mempelajari ekosistem tetapi juga otomatis mempelajari organisme pada tingkatan organisasi yang lebih kecil seperti individu, populasi dan komunitas. Dalam ilmu ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antar makhluk hidup dan dengan benda tak hidup di lingkungannya. Pada saat ini dengan berbagai keperluan dan kepentingan, ekologi berkembang sebagai ilmu yang tidak hanya mempelajari apa yang ada dan apa yang terjadi di alam.

Ekologi juga berkembang menjadi ilmu yang mempelajari struktur dan fungsi ekosistem di panet ini. Maksudnya adalah manusia dapat meneliti atau mempelajari dan memberi jawaban terhadap berbagai kejadian alam. Sebagai contoh ekologi diharapkan dapat memberi jawaban terhadap terjadinya bencana alam seperti tsunami, banjir, tanah longsor, terjadinya wabah penyakit seperti demam berdarah, pencemaran, pemanasan global, kerusakan hutan, dan lain-lain. Jadi mempelajari apalagi mengerti tentang ilmu ekologi itu penting lho! Ekologi menjadi jembatan antara ilmu alam dengan mahluk hidup di dalamnya. Termasuk kita kan sebagai manusia. Wah,wah, wah, makin seru kan kalo kita belajar ekologi.