Studi & Publikasi

sekolahalamdigital.org

Kewirausahaan


Kami siap melayani anda dalam jasa foto, video, desain grafis dan percetakan serta pembuatan buku. Hubungi kami di Telp/sms/WA:

0812-8523-6156

0813-1072-2645

Follow Us


Pengunjung

 free web counter Counter Powered by RedCounter

Tips memilih celana gunung

Sebenarnya celana gunung yang baik itu yang bagaimana sih? Celana yang banyak kantongnya? Celana yang bahannya tebal? Celana yang nyerep keringat? Atau celana panjang yang bisa dijadikan celana pendek? Super Advice: ” Belilah peralatan gunung sesuai kebutuhan dan sesuai kantong” Yuk sob, kita bahas memilih celana gunung yang baik dan nyaman itu dari segi apa saja. Kita bahas mulai dari yang utama.

1. Celana panjang plus celana pendek.

Sobat pasti pernah melihat atau mungkin memiliki celana panjang dengan resleting di bagian sekitar lutut. Celana gunung model seperti ini penting karena kita bisa mengurangi beban yang harus dibawa. Cukup 2-3 celana model seperti ini dan tidak perlu lagi membawa celana pendek. Disaat medan berlumpur atau berair yang membuat celana bagiann bawah kotor kita cukup mencuci yang bawahnya saja. Atau bisa melepasnya saat melewati medan berlumpur. Tau sendirikan ribetnya ganti celana pas perjalanan? Apalagi saat dijalan sambil nggendong kulkas grin emoticon. Nah celana ini mengatasi permasalahan itu bila ingin berganti celana pendek

2. Ringan, Cepat kering dan tidak kaku.

Bahan celana gunung harus memenuhi 3 syarat di atas. Tidak sedikit celana gunung yang berat. Celana gunung yang berat seringkali membawa derita buat si pemakai, apalagi saat medannya basah dan berlumpur, menjadi semakin berat, cukup lama untuk kering dan membuat sakit karena kaku. Pilihlah celana gunung yang ringan kebanyakan tipis dan kalau bisa yang bisa sedikit melar seperti bahan spandex. Celana gunung dengan bahan seperti ini cepat kering dan lebih fleksible. Pastikan celana gunung yang ingin dibeli pas dan nyaman saat dipakai. Terutama bagian pinggang. Pilihlah celana yang ada kolornya (bisa melar), saat perut kosong oke, saat perut buncit kekenyakan pun juga seksi. Jangan terlalu longgar, jangan pula terlalu ketat, mau jongkok aja susah squint emoticon Ingat, saat naik gunung, diameter perut akan mengecil.

3. Perlindungan dari sinar matahari

Ada Sun Protector Factor ada juga Ultraviolet Protector Faktor. Intinya sama2 melindungi dari paparan sinar matahari dan ultraviolet. Kembali ke celana gunung bermerk original, bahwa kategori ini dijelaskan di tag nya. Semaki kecil nilainya, semaki kecil paparan/sinar yang menembus kain. Misalnya ratingnya 25, berarti hanya 1/4% dari sinar matahari yang menembus kain. Bila ratingnya 50 berarti 1/2%. Bisa dari material kain itu sendiri (nilon atau poliester, keduanya bagus dalam hal melindungi dari sinar matahari) atau bisa juga dari pewarna kain. Warnanya tidak melindungi, tapi pewarnanya yang bisa terbuat dari bahan yang bisa melindungi kita dari sinar matahari. Disamping perlindungan sinar matahari, pastikan bahan celana mudah menyerap keringat, ini juga sangat penting saat memilih celana gunung. Untuk daerah khatulistiwa dan tropis, kategori ini sangat penting dipertimbangkan. Panasnya itu lhoh.. bikin gregret squint emoticon

4. Banyak Resleting dan kantong?

Hemmm, saat saku/kantong celana gunung memakai resleting terutama bagian belakang, coba duduk di tempat yang keras (batu/kayu) dan kebetulan resletingnya ganjel,,, “klogat kloget” membenarkan duduk. Ini mungkin sepele saat kita tidak membawa beban, namun disaat kita membawa tas sebesar kulkas?? Yang ada pengen njungkal karena berat beban. Resleting bisa tapi untuk saku samping. Saku depan akan membuat sakit bila resleting terkena paha saat jongkok atau duduk. Bisa saja memilih celana gunung dengan resleting di saku belakang, tapi pastikan bahan resletingnya tidak kaku dan zippernya tidak terlalu besar dan tidak membuat sakit saat duduk. Celana gunung dengan banyak kantong apakah penting dan sangat membantu? Pertanyaanya, banyak kantong untuk menyimpan apa? Headlamp? Pisau? Multitools? Obat-obatan? Yang penting mungkin adalah saku samping, untuk menyimpan buff atau topi.

5. Yang include ikat pinggang?

Kebanyakan celana gunung yang sudah termasuk ikat pinggangnya membuat lebih ribet. Kecuali jika membeli celana gunung dewa original branded n bermerk. Ikat pinggang celana gunung murahan tidak akan membuat nyaman. Mereka mendesainnya bukan karena fungsi, tapi sekedar meniru, walhasil malah membuat sakit pinggang karena bucklesnya kena tulang pinggang. Well,, setelah mengetahui faktor dan tips penting untuk memilih celana gunung, selanjutnya bijaklah dalam mengeluarkan anggaran untuk membeli outdoor gear. Ingat, kualitas konveksi di Indonesia sudah diakui berbagai negara, tapi memang untuk teknologi pembuatan buckles, upf/spf, belt, backpack dll produk lokal Indonesia masih sekedar mencontek tanpa mencontek fungsi dan bahannya. Source; djafa.org/geartips-memilih-celana-gunung-wajib-baca-sebelu…/