Studi & Publikasi

sekolahalamdigital.org

Kewirausahaan


Kami siap melayani anda dalam jasa foto, video, desain grafis dan percetakan serta pembuatan buku. Hubungi kami di Telp/sms/WA:

0812-8523-6156

0813-1072-2645

Follow Us


Pengunjung

 free web counter Counter Powered by RedCounter

Foto wedding menjadi tambahan penghasilan

Punya kamera digital? Apalagi jenis DSLR? Kenapa hanya untuk jeprat jepret biasa saja? Bisa kok menjadi sarana “mesin” uang anda? Foto wedding tentu salah satu jawabannya! Bermodal kamera DSLR plus lensa kit saja bisa menjadi tambahan penghasilan. Lumayan lah bisa untuk tambahan membeli perlengkapan fotografi lainnya atau menambah uang jajan dan juga menambah “uang dapur” keluarga.

Pada umumnya juga acara pernikahan dilakukan pada akhir pekan pada hari sabtu atau minggu sert hari libur. Pada hari sabtu atau minggu umumnya libur kerja atau tidak terlalu sibuk beraktifitas. Hal tersebut tentu saja menjadi peluang bagi anda yang bekerja atau kuliah namun ingin mencari uang tambahan lewat job foto wedding.


Sebagai pemula job wedding dapat dilakukan untuk menerima order dari keluarga, saudara, atau teman atau tetangga dekat. Untuk nilai order terserah fotografernya saja, mau gratisan, dibayar murah atau langsung menghargai dengan paket foto seperti professional hal itu menjadi hak fotografer masing-masing. Namun yang utama adalah memperbanyak jam terbang dan promosi dulu saja.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memotret liputan pernikahan. Ternyata dalam suatu acara pernikahan, banyak hal ang bisa difoto. Misalnya detail, seperti foto makanan (food photography), dekorasi acara, foto grup atau foto bersama, foto liputan acara (akad nikah, siraman, upacara adat dll) serta foto-foto human interest atau candid photography. Namun yang lebih penting juga adalah melakukan fashion photography. Ya kita wajib membuat suatu foto khusus untuk pengantin beserta gaya/fashionnya.

Di acara wedding atau pernikahan, ada 3 hal yang paling penting yang harus dijepret yaitu menangkap momen dalam prosesi seluruh acaranya. Kedua adalah serta foto keluarga beserta sanak saudara serta teman atau kerabat dekat. Ketiga adalah memotret kedua pengantinnya, berbagai foto gaya berdua serta jangan lupa membuat jepretan sendiri-sendiri. Karena semua foto-foto yang dihasilkan akan menjasi kenangan yang terindah dalam hidup mereka.

Selain itu ada beberapa ketrampilan yang wajib dikuasai oleh fotografer liputan wedding diantaranya adalah. Mahir dalam memotret foto portrait atau foto grup atau foto bersama. Maksudnya adalah dalam acara pernikahaan, fotografer dituntut untuk bisa foto portrait/orang dan mengendalikan cahaya dengan baik. Jika ada kesempatan, pilihlah latar belakang yang menarik tapi tidak terlalu mengganggu pandangan dari subjek utama (orangnya). Namun yang utama dalah memotret di depan pelaminan atau di depan backround foto atau pada mini studio yang telah disediakan.

Selantutnya adalah menguasai lighting dan cahaya lingkungan.Keterampilan ini sangat penting dalam fotografi pernikahan dengan mengetahui dasar-dasar fotografi dan dasar lighting. Merupakan hal yang bisa membuat masalah bila sang fotografer hanya bisa mengunakan mode auto. Mengendalikan lampu kilat di mode manual juga sangat penting. Untuk itu diperlukan juga cahaya tambahan seperti lampu flash serta lampu studio.

Selain itu fotografer wedding harus pula menguasai komposisi yang apik dan enak dilihat atau dinikmati. Karena tugas yang paling berat bagi fotografer wedding adalah memotret saat yang tepat dengan sudut pengambilan dan komposisi yang tepat. Untuk mendapatkan foto yang momennya bagus, kita harus rajin mengantisipasi dan selalu siap sedia. Kesabaran juga sangat penting. Tidak ada artinya foto berturut-turut layaknya mengunakan senapan mesin jika momennya tidak bagus. Dari pada 1000-2000 frame yang biasa-biasa saja, lebih baik 100-200 foto yang timing, komposisi, dan stelannya yang pa dan mantab.

Momen yang tepat ditambah dengan komposisi yang bagus, akan membuat foto lebih kuat lagi. Komposisi yang baik adalah komposisi yang selain subjek fotonya menarik, latar belakangnya juga mendukung. Subjek foto dan latar belakang seakan-akan bercerita tentang apa yang terjadi pada acara itu sehingga jelas dan menarik.

Hal yang juga utama dalam memotet wedding lainnya adalah editing dan manajemen foto (post processing). Tidak semua foto perlu di edit habis-habisan di dalam program grafis foto seperti Ps. Menguasai proses editing umumnya untuk mengkoreksi terang gelap, warna, distorsi lensa, kroping dan kontras. Serta untuk proses pembuat album kolase agar lebih menarik. Namun harus diupayakan juga agar tidak terlalu mengubah warna dan isi foto supaya hasilnya tetap bisa mencerminkan kejadian pada saat itu. Sehingga dimasa mendatang, pengantin, keluarga dan tamu bisa mengingat keadaan saat itu dengan mudah.

Untuk jadi fotografer pernikahan tidak mudah bukan? Tapi juga tidak terlalu sulit juga ye! Namun dengan mengusai jenis foto liputan wedding bisa menjadi tambahan penghasilan. Ya, tentu saja dengan semangat dan pengalaman serta terus menjadi belajar kreatif dalam berbagai aliran fotografi. Salam jepret! (Sibenkq - CitraMediaStudio - www.sekolahalamdigital.org)