Studi & Publikasi

sekolahalamdigital.org

Kewirausahaan


Kami siap melayani anda dalam jasa foto, video, desain grafis dan percetakan serta pembuatan buku. Hubungi kami di Telp/sms/WA:

0812-8523-6156

0813-1072-2645

Follow Us


Pengunjung

 free web counter Counter Powered by RedCounter

Cara sederhana belajar fotografi

Fotografi tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan manusia di jaman ini. Alat merekam gambar itu kini tersedia dari mulai di hp, smartphone, tablet sampai jam tangan. Tinggal klik, jadi deh… Namun bagi pengguna kamera DSLR belajar fotografi itu penting, berikut ini adalah beberapa kiat praktis belajar fotografi

1. Teori fotografi itu penting. Belajar fotografi sebaiknya diawali oleh mempelajari teori fotografi sebelum praktik. Meskipun seringkali kurang menyenangkan dan membosankan bagi sebagian orang, tapi belajar teori akan mempercepat proses belajar dan meningkatkan kualitas foto kita. Keuntungan utama dari menguasai teori adalah kita bisa “membuat” foto yang kita mau dan bisa membuat hasil yang serupa kapan saja kita inginkan. Belajar teori bisa didapat dengan berbagai cara, antara lain dengan membaca buku, menonton video, bertukar pikiran dengan orang yang berpengalaman atau mengikuti kursus fotografi.

2. Memaksimalkan Alat. Maksimalkan alat yang kita punya. Alat yang mahal belum tentu juga membuat foto kita jadi bagus. Memang benar alat fotografi seperti kamera dan lensa berkontribusi atas ketajaman gambar, keindahan warna dan detail. Tapi mengunakan alat fotografi yang terbaik saja tidak cukup untuk menghasilkan foto yang bagus. Pengalaman dan referensi dari berbagai sumber sangat penting dalam upaya memaksimalkan kamera atau lensa yang kita pakai. Kita akan mampu mengukur kekuatan dan ketajaman sampai sejauhmana hasilnya bila kita terus berlatih dengan alat yang kita punya.

3. Membuat Konsep foto. Komposisi gambar, kemampuan melihat dan memanipulasi cahaya, dan ilmu-ilmu lainnya masih sangat penting untuk di pelajari. Meski alat fotografi kita sederhana, tapi kita bisa menciptakan karya yang baik bila kita fokus dalam meningkatkan visi kreatif kita. Itulah konsep foto. Merencanakan pemotretan sebelum menjepret. Kita akan mampu membayangkan hasilnya sebelum pemotretan dimulai sengan konsep foto yang baik dan kreatif.

4. Mengembangkan gaya foto. Setiap orang memiliki kesukaan sendiri atas jenis fotografi. Ada yang mungkin suka memotret model, memotret makanan, ada yang idealis dengan fotojurnalisme, ada jug yang hobinya merekam gambar foto hitam putih. Bila apa yang kita sukai tidak sesuai tren yang ada, kadang kita menerima tekanan karena foto kita tidak begitu dihargai oleh masyarakat luas. Daripada mengubah gaya fotografi kita dan mengikuti tren yang ada, lebih baik bila mengembangkan kualitas dan gaya foto kita. Selain lebih menyenangkan, kita juga akan lebih cepat berkembang karena fokus ke hal yang kita sukai. Namun belajar gaya foto yang lain itu juga penting ya…. Sebagai penambah pengalaman dan khazanah pengetahuan fotografi kita.

5. Terus berlatih dan berbagi. Berlatih itu penting. Melatih feeling fotografi adalah dengan cara terus memotret disetiap kesempatan dan kondisi. Setelah menguasai ilmu dan pengalaman fotografi, ada baiknya kita berbagi melalui karya foto kita, menulis di media sosial, atau sharing dengan kawan-kawan yang masih pemula maupun yang sudah professional. Sebagian besar orang mungkin enggan berbagi karena tidak melihat manfaatnya secara langsung, padahal dengan berbagi, kita akan menerima pahala yang besar. Iya kan…. (Sibenq/www.sekolahalamdigital.org)