Studi & Publikasi

sekolahalamdigital.org

Kewirausahaan


Kami siap melayani anda dalam jasa foto, video, desain grafis dan percetakan serta pembuatan buku. Hubungi kami di Telp/sms/WA:

0812-8523-6156

0813-1072-2645

Follow Us


Pengunjung

 free web counter Counter Powered by RedCounter

11 jurus memotret wedding

Untuk para pemula yang ingin terjun ke dunia bisnis foto wedding. Ada baiknya mengetahui serta menguasai beberapa tehnik yang insya allah akan mampu mensukseskan job-job awal anada. Berikut ini ada 11 jurus dalam memotet acara wedding atau foto pernikahan.

1. Memahami Dasar-dasar fotografi. Ketahuilah dasar-dasar fotografi sebelum anda terjun atau memotrat foto wedding. Pengetahuan dasar tentang stelan kamera berupa speed, diafragma, iso, white balance, lighting atau flash, serta lensa menjadi modal penting. Hanya bermodal kamera dengan stelan auto saja itu adalah sebuah kenekatan.

2. Memahami Kemampuan Alat yang dipakai. Pelajari dan ketahuilah kemampuan alat yang dipakai terutama kamera,lensa dan lampu kilat (blitz) yang dipakai. Dengan “mengulik” terus alat-alat yang kita punya kita akan mengaetahui sejauh mana kemampuan kemara dan lensa yang kita miliki dalam mengambil gambar. Pahami stelan yang utama seperti speed, diagfragma , iso serta white balance pada kamera anda. Karena dalam suatu acara liputan pernikahan kita akan mengalami berbagai pergerakan dan sumber cahaya yang berbeda yang mungkin diharuskan untuk merubah berbagai stelan tersebut.

3. Ketahui Susunan Acara. Mengetahui waktu dan susunan pelaksanan acara wajib dilakukan. Diusahakan footgrafer tiba di lokasi acara minimal satu jam sebelum acara berlangsung. Berdiskusilah dahulu dengan calon pengantin atau keluarga atau panitia pelaksana acara pernikahan tentang susunan acara yang akan berjalan. Hal tersebut sangat berkaitan dengan jumlah fotografer yang diperlukan apakan anda sendiri atau perlu juga ada fotografer tambahan. Di sisi lain mungkin akan berhubungan dengan alat tambahan yang diperlukan seaerti perlunga lighting tambahan.

4. Survey Lokasi. Kunjungilah dahulu lokasi pernikahan yang akan Anda potret sebelum hari H. Ini benar-benar membantu untuk tahu bagaimana pergerakan kamera, memiliki beberapa ide komposisi gambar dan mengetahui bagaimana cahaya ruangan atau cahaya sekitar agar bisa ikut membantu.

5. Mempersiapkan Alat. Sebelum hari H, ada baiknya kita wajib mengecek peralatan yang akan dipakai apakah masih berfungsi normal. Membawa kamera cadangan, lensa tambahan, serta membawa memeori card cadangan akan lebih baik. Jagan lupa kosongkan juga memori card yang akan digunakan sebelum liputan. Ups…jangan lupa juga bawa juga batere kamera cadangan ya…. Serta betete flash tambahan.

6. Memotret dengan Resolusi Tinggi. Anda mungkin tidak memiliki waktu untuk pemotretan dengan RAW (karena pemrosesan tambahan) atau mungkin kapasitas file yang terlalu besar, tapi RAW dapat sangat berguna bagi Anda karena memberikan fleksibilitas sehingga lebih banyak untuk memanipulasi gambar setelah diambil. Gunakan resolusi tinggi dalam setiap pengambilan gambar liputan pernikahan. Piksel yang besar sangat membantu dalam proses pencetakan foto nantinya.

7. Mendokumentasikan Semua Moment. Yang harus diperhatikan adalah jangan sampai tidak ada moment yang tidak terekam kamera. Disetiap prosesi acara wajib hukumnya untuk mengambil gambar termasuk mengambil gambar para tamu undangan yang datang serta orang-orang yang terlibat di dalamnya. Kanena pernikahan adalah cara yang sangat berkesan, berharga , sakral dan tentunya mahal. Untuk itu sekali lagi urutan acara, waktu serta lokasi acara juga harus dipelajari dan diketahui.

8. Pose Pengantin. Memotret pose kedua pengantinnya menjadi hal utama dalam foto wedding. Hasikan berbagai foto pose atau gaya pengantin berdua. Jangan lupa membuat jepretan sendiri-sendiri. Karna semua foto-foto yang dihasilkan akan menjadi kenangan yang terindah dalam hidup mereka. Bagi fotografer pemula pasti akan mengalami kebingungan saat membuat foto pose pengantin. Hal itu bisa dilakukan dengan cara mempersiapkan konsep foto pengantin sebelum acara. Berbagai macam foto pose pengantin bisa diunduh, dipelajari maupun ditiru dalam jagad maya, internet.

9. Foto keluarga dan orang-orang terdekat. Pemotretan keluarga menjadi hal yang penting. Kegitan itu bisa dimulai dengan memotret keluarga dengan komposisi pengantin bersama kedia orang tua masing-masing, pengantin bersama orang tua beserta orang tua besan, pengntin bersama seluruh keluarga mempelai pria, serta penganti beserta seluruh keluarga mempelai wanita.Selain itu juga membuat foto bersama dengan orang-orang terdekat seperti sanak saudara, teman dekat, teman kantor, teman sekolah, tetangga, para pejabat setempat serat tamu undangan lain. Yang paling harus dipahami adalah fotografer punya peran untuk mengarahkan gaya dalam pemotertan keluarga atau foto bersama.

10. Abadikan hal-hal yang kecil . Jangan lupa agar mengabadikan hal-hal yang kecil seperti cincin kawin,pernak-pernik penikahan (sovernir), karangan bunga, kue pengantin, gaun pengatin, serta aneka parcel seserahan. Untuk menambah dokumentasi acara sertakan juga foto gedung atau lokasi acara, tenda, panggung acara hiburan serta pelaminan,

11. Memotret dengan Kreatif ! Sementara sebagian besar gambar dalam album memiliki formal pose, Anda bisa sedikit berkreasi dengan mengambil gambar dari sudut unik, low angle, sudut lebar atau framing, dll. Abadikan juga momen berharga sebelum acara berlangsung seperti memotret saat make up atau menangkap ekspresi secara diam-diam (candid photo). Ternyata dalam suatu acara pernikahan, banyak hal yang bisa difoto, seperti foto macro semisal foto makanan dan minuman (food photography), ada juga foto jurnalistik atau foto human interest yang dapat diambil dalam kegiatan foto liputan acara (akad nikah, siraman, upacara adat dll). Disisi lain juga ada unsur fashion photography dalam upaya memotret pose pengantin.

Untuk itu jadilah fotografer yang menyenangkan dan kreatif. Semakin Anda menyenangkan sebagai fotografer, akan menjadi lebih rileks, dan tenang dalam memotret. Kita pun mampu menangkap mood dan ekspresi kegembiraan atau sakral yang natural. 

Nah, bila para fotografer pemula ingin bertukar pikiran seputar foto wedding dapat menghubungi kami. Citra Media Studioatau bekasifoto.com. Atau bagi calon pengantin yang sedang mencari fotografer untuk acara anda sendiri, keluarga, teman atau tetangga, kami siap juga membantu tentunya. Semoga bermanfaat. Salam cekrik! (Sibenkq-CitraMedia, Studio-www.sekolahalamdigital.org)